Carra's World

If the Real World is not Enough Anymore…

Melajang dengan Asik

Secara beberapa hari ini aku melakukan blog walking… dan ternyata aku menemukan satu fenomena yang cukup membuatku terkekeh geli, kalo tidak bisa dikatakan mengernyit heran… kebanyakan postingan adalah mengenai jodoh… bisa di lihat di postingan milik Aa Chatoer atau Bang Cabe Rawit ini… mungkin aku memang cuma membaca 2 postingan milik beliau ini (kalo ada yg lain silaken memberi info) … tapi tak urung aku jadi tergelitik juga untuk menulis. Kenapa sih pada resah dan gelisah for being jomblo? So what dengan menjomblo? 

Tak bisa disangkal, masyarakat kita masih menganggap, setiap orang sudah sepantasnya punya pasangan. Kalau Anda sudah berusia (dan berusaha) dewasa dan tak juga kunjung menikah, biasanya langsung dicap buruk, bahkan dikasihani. Seolah, hidup ini suram tanpa pasangan. Padahal hidup melajang itu cukup seru. Anda tidak usah bersusah payah, mengubah gaya hidup agar sesuai dengan si dia. Dan, yang pasti, anda bisa memanjakan ego sepuas hati. 

Gawatnya, hidup menikah sering dianggap lebih baik ketimbang hidup melajang. Padahal tidak begitu. Baik melajang maupun berpasangan tidak lebih baik atau lebih buruk. Keduanya memiliki nilai plus minus masing-masing. Hanya status yang berbeda. Anda tidak perlu terobsesi dengan gaya hidup berpasangan. 

Hidup ini menjadi menarik karena anda punya banyak pilihan. Jadi, sekalipun saat ini anda merasa ‘tersiksa’ karena belum juga punya pacar, toh anda tetap punya pilihan untuk mengatasinya. Ironisnya, wanita atau pria lajang yang tampak bahagia, percaya diri dan mandiri biasanya tidak akan lama hidup sendirian. Kemandirian yang dimilikinya membuatnya bersinar cemerlang dan sangat menarik di mata lawan jenisnya. Semua orang berbondong-bondong ingin dekat dan mengenal dirinya. Seperti orang banyak bilang “there are so many handsome guys, but the nice ones are taken!” *gleg! Keknya aku baru saja mengarang sebuah peribahasa* 

Berikut adalah hal-hal yang bisa dan hanya bisa dilakukan oleh si lajang :

  • Tidur lelap sampai siang dan merajai seluruh tempat tidur sendirian.
  • Tidak perlu takut memikirkan apakah si dia suka atau tidak dengan gaya keluarga anda yang eksentrik.
  • Anda bisa makan apa saja, kapan saja, dan tidak perlu berbagi pula.
  • Bisa belanja sesuka hati.
  • Bisa putar musik keras-keras dan menonton video pilihan sendiri.
  • Bisa mewarnai atau memotong rambut sesuka hati tanpa khawatir si dia merasa keberatan dan komplain.
  • Hidup santai, tanpa harus memikirkan pembicaraan serius soal perkawinan.
  • Bisa kencan dengan bebas tanpa takut ada yang cemburu.
  • Kalau mau, anda bisa menyendiri di akhir pekan dengan tenang.
  • Tidak perlu harus cepat-cepat pulang ke rumah, karena sudah ditunggu oleh si dia di rumah.
  • Bisa menguasai TV sendirian, kalau perlu langganan indovision atau yang semacamnya dan bisa nonton sampai puas.
  • Tidak perlu membersihkan rumah jika memang sedang tidak ingin membersihkan rumah.
  • Bisa travelling kemana saja kapanpun anda bisa, karena tidak perlu berkompromi dengan siapapun tentang waktu dan lain sebagainya.
  • Tidak perlu repot-repot memikirkan perasaan pasangan atau orang lain, yang penting hepi.
  • Bisa amat sangat banyak fokus pada pekerjaan dan karir yang harus semakin meningkat.
  • Tidak perlu merasa khawatir akan mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

 Kadang memang kita telah menikmati kelajangan kita. Namun kadang pula omongan kanan kiri yang bikin telinga kita panas. Nah, bagaimana cara mengatasinya ?

  • Ketika seorang pria/wanita yang tidak anda sukai berusaha mengajak bicara, katakan saja, “Maaf, saya sedang ingin menyendiri.”
  • Kalau teman atau relasi perihal anda sudah punya pacar atau belum, jawab saja, “Oh, banyak, tapi belum ada yang serius,” atau, “Belum. Memang kamu sudah punya?”.
  • Ketika seseorang menanyakan di mana pasangan anda dalam sebuah acara, anda bisa jawab, “ Dia sedang kerja di rig pengeboran minyak,” atau “Dia masih sekolah di luar negeri,” atau, “Dia masih ada di tengah hutan.”  *alasan yg trakhir ini yg dulu sering aku katakan* Atau jawaban lain yang bisa membungkam mulutnya seperti ini, “Itu bukan urusanmu dan kamu tak perlu tahu.”
  • Ketika teman-teman anda terus menyatakan keheranannya kenapa anda belum juga menikah, jawab saja, “Aku lebih suka melajang,” Itu kalau Anda masih berharap bisa bertemu lagi dengannya. Kalau anda malas bertemu lagi dengannya, berbisiklah seperti ini, “Aku belum menemukan pria/wanita yang bisa memuaskanku.”
  • Kalau ada orang yang mengatakan, “Masalahnya kamu terlalu pemilih sih. Standarmu terlalu tinggi,” katakan anda lebih suka berpasangan dengan orang yang benar-benar pantas ketimbang dengan orang yang banyak omong. Jangan paksakan diri berpacaran dengan orang yang bukan tipe anda hanya karena ingin mengejar status. Ini dapat merugikan diri anda sendiri. Anda punya hak memilih dan menentukan teman hidup!

 Kini anda siap menjalani hidup lajang dengan berani dan penuh semangat. Anda bebas berbuat apa saja dan kapan saja untuk diri sendiri. SO, JUST GO FOR IT, GUYS! THIS IS THE TIME! 

Catatan :

  • saya menulis ini semata-mata karena solidaritas saya sebagai mantan pejomblo tangguh yang betah jomblo bertahun-tahun, namun akhirnya berlabuh juga 😀
  • sebagian besar tips yang ga konyol saya ambil dari majalah Cosmopolitan Januari 2002
  • Up next! Khusus bagi wanita lajang : Learning From Mr Wrong, tipe2 pria yang harus Anda hindari.

Filed under: Opini and Articles, , ,

Mari Kita Mengopi!

secangkir kopipagiiiii…

heh… setelah hari kemaren begitu panjang, berat dan nge-bete-in… akhirnya pagi ini aku kembali juga ke kantor… ada beberapa hal yang menjadi beban pikiranku pagi ini, dan semuanya akhirnya bisa disembuhkan oleh satu barang : KOPI.

Mau tau mixing kopi yang paling enak menurutku? kopi : gula : creamer = 2 : 3 : 1 … jangan pake air aqua yang di dispenser! tapi pakailah air mendidih… akan lebih istimewa dengan air sumur bukan air ledeng… wuahhhh!!!! Cobalah… :P~ *drool* well… mungkin selera orang memang beda-beda… tapi itulah resep warisan leluhur hehehe…

sudah berkali-kali orang di sekitarku menyarankanku untuk mengurangi kopi… tapiii… bagaimana mungkin??? tanpa kopi, bahkan berpikirpun aku tak mampu… (halah!! sok puitis…)… tapi itulah keadaan sebenarnya… waktu kuliah dulu, ngerjain tugas kuat sampai jam 3 pagi juga berkat kopi… apa sih sebenernya yang terkandung di dalam kopi, sehingga bukan lagi sebagai obat ngantuk tapi lebih sebagai pengobar semangat???

Yang aku tau kopi mengandung kafein… berikut cuplikan dari wikipedia

Kafein ialah senyawa kimia yang dijumpai secara alami di dalam makanan contohya biji kopi, teh, biji kelapa, buah kola (Cola nitida), guarana, dan maté. Ia terkenal dengan rasanya yang pahit dan berlaku sebagai perangsang sistem saraf pusat, jantung, dan pernafasan. Kafein juga bersifat diuretik (dapat dikeluarkan melalui air kencing).

Kafein mengurung reseptor adenosin di otak. Adenosin ialah senyawa nukleotida yang berfungsi mengurangi aktivitas sel saraf saat tertambat pada sel tersebut. Seperti adenosin, molekul kafein juga tertambat pada reseptor yang sama, tetapi akibatnya berbeda. Kafein tidak akan memperlambat aktivitas sel saraf/otak sebaliknya menghalang adesonin untuk berfungsi. Dampaknya aktivitas otak meningkat dan mengakibatkan hormon epinefrin dirembes. Hormon tersebut akan menaikkan detak jantung, meninggikan tekanan darah, menambah penyaluran darah ke otot-otot, mengurangi penyaluran darah ke kulit dan organ dalam, dan mengeluarkan glukosa dari hati. Tambahan, kafein juga menaikkan permukaan neurotransmitter dopamine di otak.

Kafein dapat dikeluarkan dari otak dengan cepat, tidak seperti alkohol atau perangsang sistem saraf pusat yang lain. Tambahan lagi, kafein tidak mengganggu fungsi mental tinggi dan tumpuan otak. Pengambilan kafein secara berkelanjutan akan menyebabkan badan menjadi toleran dengan kehadiran kafein. Oleh itu, jika pengambilan kafein diberhentikan (proses ini dinamakan “penarikan” atau “tarikan”), badan menjadi terlalu sensitif terhadap adenosin menyebabkan tekanan darah turun secara mendadak yang seterusnya mengakibatkan sakit kepala dan sebagainya. Kajian terbaru menyebutkan kafeina dapat mengurangi risiko penyakit Parkinson, tetapi hal itu masih belum memerlukan kajian mendalam.

Hmmmm… masuk akal bukan? kafein memberikan pengaruh terhadap organ-organ utama tubuh… dia meningkatkan kerja otak (pengaruh yang aku rasakan secara langsung adalah suntikan semangat, pikiran jadi jernih dan mulai bisa berpikir secara logis) kemudian berpengaruh pada kinerja jantung (pengaruh yang aku rasakan adalah badan yang enteng dan aktif) dan lain sebagainya… jadi kesimpulannya, kafein adalah doping yang lunak…

namun tetap saja sebagai zat perangsang, dia juga ga jauh beda sama zat perangsang yang lain. artinya tetap saja dia punya efek samping yang kurang bagus…

tapiiii… sekarang sudah banyak tambahan sebagai teman kopi, yaitu krimer alias creamer.. banyak pula beredar kopi-kopi “palsu” yang tidak sekuat kopi non instant semacam kopi KA yg ada gambar “Awani Dream” di bungkusnya… paling tidak zat penambah ini bisa sedikit menetralkan kopi… selain menambah kelezatan karena berasa lebih gurih…

jadi? minumlah kopi… asal jangan terlalu berlebih… well ini sebenernya berlaku buat semua hal di dunia ini.. sesuatu yang berlebihan pasti tidak akan bagus pada akhirnya…

Mari Mengopi Lagi!!!!

Filed under: Opini and Articles, ,

banjir lagi…. tape deee’…

Salah satu harian online memuat berita : 

JAKARTA, JUMAT-Banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan menuju Istana Merdeka membuat para menteri pembantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggunakan kendaraan yang lebih besar dan tinggi untuk menuju Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/2).

Kendaraan yang dipakai para menteri ke Istana Kepresidenan, Jakarta antara lain Nissan Everest, Nissan Navarro, Land Rover, dan Land Cruiser. Warna kendaraan pun tidak seragam hitam. Ada kendaraan menteri yang berwarna abu-abu masuk Istana Negara. Beberapa menteri yang kantornya dekat dengan Istana Kepresidenan tetap menggunakan sedan Camry.

Banjir lagi…. banjir lagi…. setiap tahun begini… apa ga pada capek? kebetulan salah satu anggota keluarga kemaren juga ngirim sms ‘agak’ bernada SOS… cuma my bro ga seberuntung para menteri yang bisa naik Nissan Everest, Nissan Navarro etc… yang bisa dipake buat nerjang banjir…

kejebakbanjir paling-paling dia akan nampak seperti ini… hehehe… pake sepeda motor… dibantu sama anak-anak jalanan, trus ngasih tip sekadarnya…

oh boy…

sebenarnya apa yang salah? ga mungkin menyalahkan hujan kan? ga mungkin juga menyalahkan dataran jakarta yang katanya lebih rendah dari permukaan laut kan? so…?

beberapa bulan yang lalu, aku pun juga sempet terjebak di tengah banjir di kotaku… ini adalah peristiwa yang lumayan langka… karena sepanjang sejarah, kotaku tercinta ini belom pernah kebanjiran yg lumayan lama dan deras seperti itu… well… tapi seperti biasanya banjir itu dengan cepat pula berlalu… setelah setengah jam, keadaan kembali seperti semula lagi… walaupun sampah di mana-mana…

konon kata orang, kenapa kalo kota kami banjir, selalu bisa cepat berlalu? karena sistem drainasi kota kami selalu di “update” setiap kali menjelang musim penghujan… kadang sambil berangkat ke kantor, dan setiap kali pula aku melihat pekerjaan gorong-gorong di sepanjang jalan ke kantor… aku selalu mikir “sheesh! selalu diaduk-aduk!! kenapa ga selesai-selesai si?!!” tapi baru terasa manfaatnya ketika mulai musim banjir… air jadi cepat menyusut…

konon pula, sistem drainasi kota jakarta masih memakai sistem drainasi jaman Belanda punya… yang mana, konon pula, sudah tidak layak pakai, mungkin karena tidak dikembangkan sesuai dengan kebutuhan areanya… dalam arti, perkembangan kota Jakarta tentu sudah jauh berbeda dengan ketika sistem drainasi dulu dibangun…

(ahhh.,… andai aku ingat dimana aku pernah membaca artikel tersebut…sudah kuaduk-aduk kemana-mana juga kaga ketemu… 😦   )

tapiiiii….

apakah memang ada saluran drainasi di kota jakarta???? hehehe… yang kulihat adalah pembangunan gedung melulu… jangan2 malah benar2 ga ada… alias semuanya memang cuma mengandalkan sungai-sungai yang membelah kota saja?

Jakarta oh Jakarta…

pesonamu memang memikat hati banyak orang sehingga mereka pun merasakan cinta buta… bahkan mereka rela selalu kebanjiran setiap tahunnya… demi sebuah kehidupan…

Sumber berita bisa dilihat di sini. Gambar asli bisa dilihat di sini.

Filed under: Opini and Articles, ,

Ga mau ikut2 bahas Pak Harto ah…

Hmmmm…. barusan pas lagi nongkrong di pinggir outbound field di waterboom, tiba-tiba ada yang bilang “Pak Harto meninggal… ayo kita kerja lebih awal” …

…and i was like ” O.o huh???”

woooo iya keinget… kalo aku lagi ngikut pikniknya salah satu pencetak koran terbesar di negeri ini… hehehe… walopun aku cuma seorang pengikut, akhirnya beneran jadi pengikut pulang walopun hati belom terlalu puas… yah… begitulah… akhirnya kita pulang juga ke B untuk kemudian yang memang bertugas mencetak koran akan sgera mencetak koran… bakalan nambah oplah dan nambah halaman, katanya… (walopun dengan sedikit keributan karena AC salah satu bis ngadat)

begitulah orang besar… ketika hidup dan berjaya, semua orang mengelukan, walopun tidak semuanya puas… katanya memang semakin tinggi cemara, maka semakin tinggi pula tiupan anginnya… well ga cuma cemara… tapi berlaku juga buat pohon kelapa, pohon pinus, pohon jati dan tiang bendera (walopun ga termasuk jenis pohon)… tidak termasuk pohon semangka…

ketika hidup namun terpuruk, semua orang memojokkan, walopun pasti masi ada orang-orang yang setia mampus, seperti halnya Juan Felix Tampubolon…

ketika wafat, ternyata bikin kita-kita juga kalang kabut harus nambah oplah koran (ini dilihat dari kacamata seseorang yang dekat dengan perkoranan) …

ga idup… ga udah meninggal… ternyata semua menjadi catatan setiap orang… aku amati… sudah 2 hari ini acara TV mulu adalah tentang Pak Harto… aku yang selalu cepat bosan dengan sesuatu yang terlalu konstan jadi bosan banget… bahkan gosip artis pun (yang biasanya aku lewatin, tapi skali ini terpaksa aku panteng karena ga ada yang laen) juga menyiarkan tentang Pak Harto… aku akhirnya nonton juga, walopun sambil berpikir “sejak kapan Pak Harto jadi artis? kenapa muncul di infotainment?” Toh beliau tidak seperti anak cucunya yang berebutan artis untuk dijadikan lovers… 😀 … (maaf ini cuma sebuah pikiran yang liar) … well semoga Naruto tidak ikut2an melayat Pak Harto 😛

makanya aku ga ikut2 bahas Beliau ah… biar yang berkompenten  aja yang bahas… (yang di atas tadi sebenernya bahas Beliau ga sih??? :O ) … *angkat bahu* …

Pak Harto… selamat jalan Pak!! Saya menghormati Bapak… dulu pas SD saya selalu ngliatin foto Bapak yang dipajang di depan kelas di dekat Garuda Pancasila kalo saya lagi nglamun… semoga jalan Bapak dilapangkan… bagaimana pun Bapak sudah berbuat banyak kepada negara ini… (Hormat Grakk!! Saya menghormat dengan sikap siap seperti Pak SBY ketika menghormat Bapak) … kalo ketemu Mahatma Gandhi di sana, tolong sampaikan kekaguman saya kepada Beliau…

Filed under: Opini and Articles, ,

Self-Portrait of @RedCarra

Blogger. Designer. Web-Marketer. Marketing and Visual Communicator. Social Media Junker.
Female. A wife. A mother of 2. Curvy. Short. Jeans or legging. T-Shirt or Batik. Backpack. Wild mind. Easy to get panic. Cynic. Rebellious. Logic. Realistic. Moody. Details. Impatient. Clumsy. Straight forward. Procrastinator. Black and Dark Maroon. Graphic Design. Webs and Blogs. Photography. Architecture. Interior. Crafts. Coffee. Guava Juice. Chocolate. Music. Internet. Book.

Me? Get hurt? Just do that to me one more time.

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,584 other followers

RSS Carra Design

  • Weekly Photo Challenge: Renewal
    This week WP Photo Challenge theme is Renewal … This word conjures a variety of images, from bright blossoms to meditating monks. When I think of “renewal,” I think of […]

RSS Carra Media

  • Portfolio: Showrrom Banner "Are You Green Enough?"
    Banner merupakan wajah pertama yang akan menarik orang untuk mau tahu lebih lanjut. Terutama kalau banner ini difungsikan sebagai penanda di depan sebuah showroom.Nah, salah satu tugas saya dulu adalah secara periodik membuat dan mengganti banner showroom sebuah retail furniture dan home decor store, yang posisinya ada di Jl. Palagan Tentara Pelajar.Banner-n […]