Carra's World

If the Real World is not Enough Anymore…

Tempat Air yang Pecah

Seorang petani di India biasa mengairi kebunnya dengan tempat air dari tanah liat. Dia memanggul sebilah bambu di mana masing-masing ujungnya tergantung tempat air itu. Dia akan berjalan beberapa kilometer untuk mengambil air di suatu mata air, kemudian berjalan beberapa kilometer kembali ke kebunnya untuk menyirami kebun sayurnya. Demikian berulang-ulang hingga seluruh kebunnya tersirami. Dia melakukannya tiap hari.

Satu tempat air merupakan tempat air yang bagus. Bentuknya masih mulus, dan tidak bocor. Sedangkan tempat air yang lain sudah tidak sebagus tempat air yang pertama. Dindingnya sudah retak-retak, dan selalu bocor. Jika tuannya mengambil air ke mata air dan kemudian kembali lagi ke kebun, dia hanya sanggup mempertahankan setengah dari air yang ditampungnya. Setengah yang lain bocor di sepanjang perjalanan.

Setelah sepanjang 2 tahun berjalan, dan kedua tempat air tersebut hanya mampu menyirami kebun si petani sebanyak satu setengah penuh saja. Tentu si tempat air yang bocor menjadi malu dan sedih karena dia tidak dapat memenuhi kewajibannya, sedangkan si tempat air yang bagus begitu bangga akan hasil kerjanya.

Demikian, si tempat air bocor berkata kepada tuannya, “Tuan, aku malu dan aku ingin meminta maaf kepadamu.”

Tuannya menjawab, “Kenapa kamu malu dan minta maaf padaku?”

Tempat air menjawab, “Selama dua tahun ini aku membantumu aku hanya bisa mempertahankan setengah penuh dari air yang kutampung karena retak-retak di badanku ini. Kalau saja tidak ada retak-retak ini, engkau pasti mendapatkan hasil yang lebih baik lagi tahun ini.”

Si Petani hanya tersenyum dan kemudian berkata, “Aku ingin kamu nanti memperhatikan jalan yang akan kita lewati sepanjang perjalanan pulang dari mata air ke kebun kita.”

Dan kemudian mereka memulai tugas mereka lagi hari itu. Si tempat air, seperti yan sudah diperintahkan oleh si petani, memperhatikan jalan yang mereka lewati sepanjang perjalanan kembali dari mata air ke kebun. Dan ternyata di sepanjang sisi jalan tepat di mana si tempat air bocor dibawa ada serumpun bunga-bunga cantik yang sedang mekar. Dan mereka ternyata mendapatkan air dari si tempat air bocor itu.

Kemudian si Petani berkata, “Kamu lihat kan? Mereka dulu tanaman yang tidak terurus. Mereka tidak berbunga, kalaupun mereka berbunga, mereka tidak berumur panjang. Tetapi kamu telah membuat mereka hidup, karena kamu telah memberikan air kepada mereka. Mereka pasti berterima kasih kepadamu.”

Kita masing-masing mempunyai “retak” yang unik, yang mungkin menjadi kekurangan kita. Namun tanpa kita sadari telah menjadi anugerah bagi orang lain. Jangan takut, jangan malu dan jangan sembunyikan retak-retak itu, karena apapun yang telah melekat di diri kita merupakan anugerah terindah.

 (Dari Percikan Inspirasi)

Filed under: Motivation,

Biola hidupku

Niccolo Paganini, seorang pemain biola terkenal di abad 19 tengah memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi gedung konser. Dia memainkan biolanya diiringi orkestra penuh. Tiba-tiba di tengah permainannya yang memukau, salah satu senar biolanya putus. Menyadarinya, kening Paganini mulai basah oleh keringat, namun dia tetap meneruskan memainkan lagunya.

Kejadian yang mengejutkan kemudian terjadi. Senar biolanya yang lain pun putus satu per satu sehingga hanya tinggal menyisakan satu senar saja. Tapi dia tak putus asa, dia tetap memainkan biolanya.

Para penonton akhirnya menyadari bahwa Paganini bermain biola hanya dengan satu senar saja. Mereka begitu terpana dan berteriak “Hebat!! Hebat!!”. Mereka pun berdiri dan memberikan aplaus yang meriah untuk Paganini.

Paganini tahu, bahwa belum seharusnya konser berakhir. Dan dia tidak ingin mengecewakan para pemujanya. Kemudian Paganini mempersilakan para hadirin untuk duduk  dan mulai bersiap untuk memainkan lagu berikutnya. Para pemujanya menahan napas karena bagaimana mungkin ia memainkan biolanya yang hanya tersisa satu senar saja di sepanjang lagunya yang panjang.

Paganini berdiri tegak. Matanya menyapu seluruh hadirin, mendapati mereka sedang menatap dirinya dengan kekaguman yang luar biasa. Paganini memberi hormat kepada para pemujanya dan memberikan isyarat kepada dirigen orkestra untuk meneruskan konser. Dengan mata berbinar, dia berteriak

“Paganini dengan satu senar!!!”

Dia menaruh biolanya di dagunya dan mulai memainkan bagian akhir dari konsernya itu dengan begitu indahnya. Bahkan lebih indah daripada ketika dia memainkan biolanya dengan senar yang masih lengkap. Pemujanya sangat terkejut dan semakin mengaguminya.

Hidup kita dipenuhi dengan persoalan, kekuatiran, kekecewaan dan hal-hal yang tidak baik. Secara jujur, kita seringkali mencurahkan terlalu banyak waktu mengkonsentrasikan diri pada senar kita yang putus dan segala sesuatu yang tidak dapat kita ubah.

Apakah kita sekarang masih memikirkan senar-senar kita yang putus dalam hidup kita ?

Apakah senar terakhir nadanya tidak indah lagi ?

Jika memang demikian, janganlah melihat ke belakang, majulah terus, dan mainkanlah senar satu-satunya itu !!!

Mainkanlah dengan segenap hatimu dengan indahnya !!!

Yakinlah bahwa Tuhan selalu menyertai dan mendampingi…

“God grant me the serenity to accept the things I cannot change, the courage to change the things I can, and the wisdom to know the difference” (Reinhold Niebuhr)

(Dari Percikan Inspirasi, 13)

Filed under: Motivation,

These Unspoken Prayers were Answered

I asked God for strength, that I might achieve…

I was made weak that I might learn humbly to obey

I asked for health, that I might do greater things…

I was given infirmity, that I might do better things

I asked for riches, that I might be happy

I was given poverty, that I might be wise

I asked for power, that I might have the praise of men

I was given weakness, that I might feel the need of God

I asked for all things, that I might enjoy life

I was given life that I might enjoy all things

I got nothing that asked for

but everything i had hoped for almost despite myself

My unspoken prayers were answered

I am, among all men, most richly blessed

(Unknown Author)

Filed under: Motivation,

Footprints in the sand

One night I had a dream…

I was walking along the beach with the Lord, and across the skies flashed scenes from my life…

In each scenes I noticed two sets of footprints in the sand

and to my surprise…

I noticed that many times along the path of my life there was only one set of footprints…

And I noticed that it was at the lowest and saddest times in my life…

I asked Lord about it…

“Lord, you said that once I decided to follow You, You would walk with me all the way.

But I notice that during the most trouble sometimes in my life there is only one set of footprints…

I dont understand why You left my side when I needed you most.”

The Lord said…

“My precious child…

I never left you during your time or trial…

where you see only one set of footprints,

I was carrying you.”

Filed under: Motivation,

Khusus Wanita Lajang : Learning from Mr. Wrong

Wanita mana sih yang tak mencari pria sempurna?

Tapi justru dari para pria yang ‘tak sempurna’, kita bisa belajar banyak hal!Buat wanita, mencari Mr. Right seperti mencari jarum dalam jerami. Mulai pilah pilih dari sekian banyak pria yang pantas jadi kandidat, lalu masih harus dilanjutkan dengan pendekatan dan kencan. Belum lagi kalau ternyata si dia ‘tak seindah’ penampilannya, rasanya buang-buang waktu saja! Tapi, ini tak berarti anda harus super hati-hati meneropong tiap pria, lalu langsung menjauh kalau ia menunjukkan tanda-tanda menyebalkan lho! Soalnya, justru dari mereka inilah anda bisa banyak belajar seoal pria.

Jadi, ayo belajar dari tipe-tipe pria berikut agar anda lebih siap saat nanti bertemu orang yang tepat! 

1.      Si Pria Matang

Buat anda yang masih muda dan siap menaklukkan dunia, berhubungan dengan pria yang jauh lebih tua punya daya tarik tersendiri. Mereka matang, punya cukup pengalaman hidup, dan bisa menerima diri anda apa adanya. Bersama pria macam ini, anda akan merasa lebih percaya diri karena punya satu kelebihan : usia berpihak pada anda! Hubungan cinta akan terasa lebih santai, karena tak dibayangi persaingan yang biasanya terjadi bila berhubungan dengan pria muda yang juga ambisius mengejar karier. Keuntungan lain, anda bisa minta saran-sarannya untuk pengembangan diri.Namun, ada dua sisi yang mungkin anda hadapi dengan pria macam ini. Beruntunglah anda, bila bertemu dengannya setelah ia melewati mid-life crisis. Soalnya ia sudah bisa menerima diri apa adanya – baik kesuksesan maupun kegagalan – dan tak ngotot membuktikan diri seperti pria-pria muda. Sebaliknya, bisa juga anda bertemu dengannya di saat ia tengah berkutat dengan krisis paruh baya hingga kehilangan jati diri dan merasa tak puas dengan dirinya. 

2.      Si Perayu Ulung

Dia tampan dan mempesona, tapi hati-hati, ia juga pembohong yang lihai! Hingga anda akan tutup kuping rapat-rapat pada peringatan teman atau keluarga untuk menjauhinya. Si Cassanova yang tak ragu merayu sahabat anda, atau si ‘cowok matre’ yang selalu pinjam uang untuk bersenang-senang. Biasanya untuk sementara anda akan jatuh cinta habis-habisan padanya, meski ia tak memperlakukan anda dengan baik. Tapi moga-moga saja anda cepat sadar bahwa ia tak pantas diperjuangkan mati-matian.Sebenarnya tipe pria penipu macam ini bisa membuat anda belajar banyak. Ia tak akan mendahulukan kepentingan anda, meski ia bersumpah tergila-gila pada anda. Sebab ia memang super egois, mementingkan diri sendiri dan tak bisa dipercaya! Meski menyakitkan, berhubungan dengan pria egois adalah salah satu cara untuk belajar mengenali diri sendiri. Baik kekurangan maupun kekuatan yang mungkin tak anda sadari sebelumnya. Anda juga belajar bahwa meski seorang pria kelihatan menarik, tapi tak selalu mendatangkan kebahagiaan. Yang paling penting, anda belajar untuk tidak mengorbankan harga diri untuk orang lain! 

3.      The Rich and The Famous

Kita bicara soal pria super kaya di sini. Misalnya CEO perusahaan besar, bintang film tenar, atau public figure. Mereka membuka mata anda, bahwa uang dapat membeli kekuasaan. Dengan uang, semua pintu terbuka untuk anda. Anda tak perlu mengantri, dan toko manapun akan menyambut anda dengan layanan VIP! Karena telah terbiasa mendapatkan segalanya, para pria kaya atau berkuasa seringkali memerlukan tantangan-tantangan ekstrim agar merasa ‘hidup’. Ia juga sering menderita paranoia, bahwa orang mendekatinya karena uang. Karena jarang ada orang yang berani berkata tidak padanya, biasanya dia akan mudah meledak dan tersinggung jika tak mendapatkan yang diinginkannya. Dan karena lebih dihargai sebagai money maker, pria macam ini kadang tak terlalu percaya diri dalam peran-perannya yang lain. Melihat kehidupannya, anda akan menyadari bahwa segalanya dapat dikorbankan untuk mendapatkan kesuksesan finansial. Mereka juga ‘mengajarkan’ pada anda bahwa tak semua bisa dibeli dengan uang. Money can’t buy your love, happiness, self respect, and it sure  don’t buy you taste, girls!!!

4.      Si Daun Muda

Punya pacar pria berusia jauh lebih muda memang menyenangkan. Semangat dan antusiasmenya seakan menulari anda. Meski beda usia sangat jauh, anda pasti akan bilang, “Tak masalah, yang penting dia sayang sama saya!” Dalam hubungan cinta dengan si daun muda ini, anda sering kali harus bersikap ngemong bagai orang tuanya. Apalagi karena masih sangat muda, pria macam ini akan menganggap penampilan, tubuh indah dan kecantikan sebagai yang utama. Dan karena pengalaman di dunia kerja belum pernah atau baru sedikit dikecapnya, jangan harap dia bisa membantu kalau anda punya masalah di kantor! 

5.      Pria Tampan Membosankan

Siapapun akan terpana saat pertama melihat si handsome. Tapi sayang lama-lama dia menjadi membosankan, karena jarang punya minat atau pendapat sendiri. Kalau pun punya, biasanya tak bermutu! Soalnya pria-pria tampan ini tak pernah dituntut untuk membuktikan diri lewat ide-idenya. Mereka juga tak pernah ‘dipaksa’ untuk punya karakter kuat atau ketrampilan khusus, karena mereka diterima di mana saja berbekal ketampanannya.Memang dia baik hati, tapi anda akan bosan karena ia tak pernah tertarik mencoba hal baru. Anda merasa bahwa hidup punya banyak sisi yang harus dinikmati dan dimanfaatkan sepenuhnya, sementara si tampan ini jelas tak bisa menemani anda menjalani life to the fullest!       

6. Si Pemuja

Pertama jadi pacarnya, anda merasa berada di langit ketujuh. Bagaimana tidak, ia memuja anda bagaikan dewi! Rasanya hampir tak percaya ada pria yang sabar mendengarkan semua keluh kesah anda dan melakukan apa saja yang anda minta. Tapi sayang, pria macam ini sebenarnya pria kesepian yang mencari eksistensi diri lewat hubungan cintanya dengan anda.Karena mencintai anda dengan sangat intens, dia tak punya kehidupan lain selain anda. Dia tak suka bergabung dalam kehidupan sosial anda dan tak punya teman, hingga akhirnya anda merasa terkungkung dan terisolasi. 

Jadi bagaimanakah tipe pria idaman Anda? 

Apapun tipe pria idaman Anda, yakinlah bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna. Dan yakinlah, bahwa Tuhan selalu berikan yang terbaik buat Anda. So keep on smiling, keep on living your life, and keep on loving your life.

catatan : diambil dari majalah Cosmopolitan Januari 2002

Filed under: Opini and Articles, , , ,

Self-Portrait of @RedCarra

Blogger. Designer. Web-Marketer. Marketing and Visual Communicator. Social Media Junker.
Female. A wife. A mother of 2. Curvy. Short. Jeans or legging. T-Shirt or Batik. Backpack. Wild mind. Easy to get panic. Cynic. Rebellious. Logic. Realistic. Moody. Details. Impatient. Clumsy. Straight forward. Procrastinator. Black and Dark Maroon. Graphic Design. Webs and Blogs. Photography. Architecture. Interior. Crafts. Coffee. Guava Juice. Chocolate. Music. Internet. Book.

Me? Get hurt? Just do that to me one more time.

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,584 other followers

RSS Carra Design

  • Weekly Photo Challenge: Renewal
    This week WP Photo Challenge theme is Renewal … This word conjures a variety of images, from bright blossoms to meditating monks. When I think of “renewal,” I think of […]

RSS Carra Media

  • Portfolio: Showrrom Banner "Are You Green Enough?"
    Banner merupakan wajah pertama yang akan menarik orang untuk mau tahu lebih lanjut. Terutama kalau banner ini difungsikan sebagai penanda di depan sebuah showroom.Nah, salah satu tugas saya dulu adalah secara periodik membuat dan mengganti banner showroom sebuah retail furniture dan home decor store, yang posisinya ada di Jl. Palagan Tentara Pelajar.Banner-n […]