Carra's World

If the Real World is not Enough Anymore…

Hari ini…sebelum kamu…

desperate

oke…!!

*duduk bersila posisi tangan masing-masing di atas lutut* aku sudah mengakhiri masa permenungan… ditambah lagi dengan beberapa kalimat-kalimat inspirasi yang terbisikkan ke telingaku ataupun yang tertangkap oleh mataku… dan inilah hasilnya…

Hari ini…

Sebelum kamu ingin mengatakan hal-hal yang tidak baik, pikirkanlah orang-orang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkanlah orang-orang yang harus mengais-ngais tong sampah hanya untuk menemukan nasi bungkus sisa.

Sebelum kamu mengeluh selalu berkekurangan, pikirkanlah orang-orang yang bekerja keras di jalanan yang penuh sesak itu.

Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu tidak cantik, pikirkanlah orang-orang bahkan tidak punya mata untuk melihat keindahan dunia.

Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri kamu, pikirkanlah orang-orang yang selalu berdoa untuk diberikan teman hidup karena mereka sebatang kara.

Sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkanlah orang-orang yang meninggal terlalu cepat dan tragis.

Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkanlah orang-orang yang memohon kepada Tuhan untuk diberi keturunan namun mereka mandul.

Sebelum kamu mengeluh rumahmu kotor karena pembantumu tidak bekerja seperti yang kauminta, pikirkanlah orang-orang yang tinggal di bawah jalan tol.

Sebelum kamu mengeluh betapa capeknya kamu mengendarai mobil atau motor, pikirkanlah jika kamu berjalan dengan jarak yang sama dengan kakimu.

Sebelum kamu mengeluh betapa lelah dan membosankannya pekerjaanmu, pikirkanlah orang-orang pengangguran dan orang-orang cacat yang ingin bekerja sepertimu.

Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, pikirkanlah tentang dirimu sendiri.

Namun sebelum kamu bersedih, tersenyumlah dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup! Life is a gift… Live it… Enjoy it… Celebrate it… and make it more meaningful at least for yourself…

*sighs* adakalanya memang semangat itu ga ada… dan saat itu yang dirasakan hanyalah hal-hal yang ga bagus… yang bikin aura kita makin negatif… yang bikin pikiran lari ke hal-hal yang seharusnya ga dipikirkan karena toh kita ga bisa mengubahnya… hal-hal yang bagaimana pun buruknya seharusnya harus selalu disyukuri…

So… carra… just live your life then girl! You can do it… and no more whinning baby!! Cuz you’re one strong tough girl…

Yah beginilah caraku memotivasi diri sendiri…

It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone, but it’s
also true You don’t know what you’ve been missing until it arrives!!!

Filed under: Motivation

Tempat Air yang Pecah

Seorang petani di India biasa mengairi kebunnya dengan tempat air dari tanah liat. Dia memanggul sebilah bambu di mana masing-masing ujungnya tergantung tempat air itu. Dia akan berjalan beberapa kilometer untuk mengambil air di suatu mata air, kemudian berjalan beberapa kilometer kembali ke kebunnya untuk menyirami kebun sayurnya. Demikian berulang-ulang hingga seluruh kebunnya tersirami. Dia melakukannya tiap hari.

Satu tempat air merupakan tempat air yang bagus. Bentuknya masih mulus, dan tidak bocor. Sedangkan tempat air yang lain sudah tidak sebagus tempat air yang pertama. Dindingnya sudah retak-retak, dan selalu bocor. Jika tuannya mengambil air ke mata air dan kemudian kembali lagi ke kebun, dia hanya sanggup mempertahankan setengah dari air yang ditampungnya. Setengah yang lain bocor di sepanjang perjalanan.

Setelah sepanjang 2 tahun berjalan, dan kedua tempat air tersebut hanya mampu menyirami kebun si petani sebanyak satu setengah penuh saja. Tentu si tempat air yang bocor menjadi malu dan sedih karena dia tidak dapat memenuhi kewajibannya, sedangkan si tempat air yang bagus begitu bangga akan hasil kerjanya.

Demikian, si tempat air bocor berkata kepada tuannya, “Tuan, aku malu dan aku ingin meminta maaf kepadamu.”

Tuannya menjawab, “Kenapa kamu malu dan minta maaf padaku?”

Tempat air menjawab, “Selama dua tahun ini aku membantumu aku hanya bisa mempertahankan setengah penuh dari air yang kutampung karena retak-retak di badanku ini. Kalau saja tidak ada retak-retak ini, engkau pasti mendapatkan hasil yang lebih baik lagi tahun ini.”

Si Petani hanya tersenyum dan kemudian berkata, “Aku ingin kamu nanti memperhatikan jalan yang akan kita lewati sepanjang perjalanan pulang dari mata air ke kebun kita.”

Dan kemudian mereka memulai tugas mereka lagi hari itu. Si tempat air, seperti yan sudah diperintahkan oleh si petani, memperhatikan jalan yang mereka lewati sepanjang perjalanan kembali dari mata air ke kebun. Dan ternyata di sepanjang sisi jalan tepat di mana si tempat air bocor dibawa ada serumpun bunga-bunga cantik yang sedang mekar. Dan mereka ternyata mendapatkan air dari si tempat air bocor itu.

Kemudian si Petani berkata, “Kamu lihat kan? Mereka dulu tanaman yang tidak terurus. Mereka tidak berbunga, kalaupun mereka berbunga, mereka tidak berumur panjang. Tetapi kamu telah membuat mereka hidup, karena kamu telah memberikan air kepada mereka. Mereka pasti berterima kasih kepadamu.”

Kita masing-masing mempunyai “retak” yang unik, yang mungkin menjadi kekurangan kita. Namun tanpa kita sadari telah menjadi anugerah bagi orang lain. Jangan takut, jangan malu dan jangan sembunyikan retak-retak itu, karena apapun yang telah melekat di diri kita merupakan anugerah terindah.

 (Dari Percikan Inspirasi)

Filed under: Motivation,

Biola hidupku

Niccolo Paganini, seorang pemain biola terkenal di abad 19 tengah memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi gedung konser. Dia memainkan biolanya diiringi orkestra penuh. Tiba-tiba di tengah permainannya yang memukau, salah satu senar biolanya putus. Menyadarinya, kening Paganini mulai basah oleh keringat, namun dia tetap meneruskan memainkan lagunya.

Kejadian yang mengejutkan kemudian terjadi. Senar biolanya yang lain pun putus satu per satu sehingga hanya tinggal menyisakan satu senar saja. Tapi dia tak putus asa, dia tetap memainkan biolanya.

Para penonton akhirnya menyadari bahwa Paganini bermain biola hanya dengan satu senar saja. Mereka begitu terpana dan berteriak “Hebat!! Hebat!!”. Mereka pun berdiri dan memberikan aplaus yang meriah untuk Paganini.

Paganini tahu, bahwa belum seharusnya konser berakhir. Dan dia tidak ingin mengecewakan para pemujanya. Kemudian Paganini mempersilakan para hadirin untuk duduk  dan mulai bersiap untuk memainkan lagu berikutnya. Para pemujanya menahan napas karena bagaimana mungkin ia memainkan biolanya yang hanya tersisa satu senar saja di sepanjang lagunya yang panjang.

Paganini berdiri tegak. Matanya menyapu seluruh hadirin, mendapati mereka sedang menatap dirinya dengan kekaguman yang luar biasa. Paganini memberi hormat kepada para pemujanya dan memberikan isyarat kepada dirigen orkestra untuk meneruskan konser. Dengan mata berbinar, dia berteriak

“Paganini dengan satu senar!!!”

Dia menaruh biolanya di dagunya dan mulai memainkan bagian akhir dari konsernya itu dengan begitu indahnya. Bahkan lebih indah daripada ketika dia memainkan biolanya dengan senar yang masih lengkap. Pemujanya sangat terkejut dan semakin mengaguminya.

Hidup kita dipenuhi dengan persoalan, kekuatiran, kekecewaan dan hal-hal yang tidak baik. Secara jujur, kita seringkali mencurahkan terlalu banyak waktu mengkonsentrasikan diri pada senar kita yang putus dan segala sesuatu yang tidak dapat kita ubah.

Apakah kita sekarang masih memikirkan senar-senar kita yang putus dalam hidup kita ?

Apakah senar terakhir nadanya tidak indah lagi ?

Jika memang demikian, janganlah melihat ke belakang, majulah terus, dan mainkanlah senar satu-satunya itu !!!

Mainkanlah dengan segenap hatimu dengan indahnya !!!

Yakinlah bahwa Tuhan selalu menyertai dan mendampingi…

“God grant me the serenity to accept the things I cannot change, the courage to change the things I can, and the wisdom to know the difference” (Reinhold Niebuhr)

(Dari Percikan Inspirasi, 13)

Filed under: Motivation,

These Unspoken Prayers were Answered

I asked God for strength, that I might achieve…

I was made weak that I might learn humbly to obey

I asked for health, that I might do greater things…

I was given infirmity, that I might do better things

I asked for riches, that I might be happy

I was given poverty, that I might be wise

I asked for power, that I might have the praise of men

I was given weakness, that I might feel the need of God

I asked for all things, that I might enjoy life

I was given life that I might enjoy all things

I got nothing that asked for

but everything i had hoped for almost despite myself

My unspoken prayers were answered

I am, among all men, most richly blessed

(Unknown Author)

Filed under: Motivation,

Footprints in the sand

One night I had a dream…

I was walking along the beach with the Lord, and across the skies flashed scenes from my life…

In each scenes I noticed two sets of footprints in the sand

and to my surprise…

I noticed that many times along the path of my life there was only one set of footprints…

And I noticed that it was at the lowest and saddest times in my life…

I asked Lord about it…

“Lord, you said that once I decided to follow You, You would walk with me all the way.

But I notice that during the most trouble sometimes in my life there is only one set of footprints…

I dont understand why You left my side when I needed you most.”

The Lord said…

“My precious child…

I never left you during your time or trial…

where you see only one set of footprints,

I was carrying you.”

Filed under: Motivation,

An Old Recipe …

Take one whole pound

of Kindliness

And stir it round

With thoughts that bless.

Plenty of Patience makes it nice

Some fun will add a little spice.

Don’t weigh out Love, but pour it in

Oil of good sheer will grease your tin.

Mix well, in just the old-time way

And you’ll have made a happy day.

Filed under: Motivation,

Virtues Lowly and Lovely

Family life has its own trials, annoyances and difficulties…

Home is the place where character most frequently shows its repellent side, its defects and deficiencies. Home is the refuge of the worn, the weary and the aged. It is the place where the many physical needs, and the trying ills of the human body most frequently come to the front; and these things do not make for amiablility. Hence, home is the place where poor human nature is most likely to reveal all its pettiness and indulge all its weakness.

It is, for this very reason, just the place where kindness and patience, forbearance, gentleness and charity are most in demand and should be most frequently practised, by consideration for others, readiness to make allowances, slowness to see faults and take offence, willingness to overlook and excuse.

The forgiving spirit must, however, be practised in a special way. For, living in close contact, there are bound to be occassional clashes and missunderstandings, resulting in hurt and wounded feelings. It can’t be otherwise.

Few things are more essential to the peace and happiness of the home than the spirit of give and take, that without it, the other home virtues can’t flourish in the family circle.

Filed under: Motivation, ,

Choice of Companions

I believe that companions are one of the greatest influences in the life of a girl. It is true that every normal human being has a desire to associate with others, and finds genuine pleasure in exchanging ideas with her fellow-women.

Young ladies today have a great deal of leisure, so naturally they seek friends with whom they may enjoy themselves. Perhaps there is one in the group who tries to dominate the others.

He or she suggests a certain movie, definetely objectionable. Unless the other boys and girls stand firm, this bad companion will influence them to attend the movie.

In a similar way, bad books, magazines and comics maybe spread at the suggestion of a companion of doubtful character.

Sometimes, young people think they are strong enough to resist temptation, saying “I won’t imitate this person; I shall just ignore him.”

Unconsciously, you are being influenced, the will is weakened, and soon you will yield to the suggestions of the tempter.

Reflecting on the banefl influence of certain companions, let us resolve wisely to choose associates whose examples serve as a model of true virtue.

Filed under: Motivation,

Young Lady – Who is She?

To the nomads of the desert she is the “little gazelle”. To the Japanese the “plum blossom”. In the Book of Proverbs she is the “dearest hind, and most agreeable fawn”.

Jewels, sapphires and rubies are her eyes and lips. The softness of a spring morning are in her words. Her smile is as the splendour of the rising sun.

Of all the creatures in the world she is made by God the most beatiful. She is the incarnation and summation of all the flowers of nature.

No man ever spoke  more truththan when he whispered into the ear of his beloved that she was divine.

She is an image, a spark of divinity give to us in life as a preview of things to come. She is yielding and helpless, yet divine.

To whom God has given much, from her much is expected. Of no other creature is so much demanded. She is to

Filed under: Motivation

Self-Portrait of @RedCarra

Blogger. Designer. Web-Marketer. Marketing and Visual Communicator. Social Media Junker.
Female. A wife. A mother of 2. Curvy. Short. Jeans or legging. T-Shirt or Batik. Backpack. Carry AB 1219 MF. Wild mind. Easy to get panic. Cynic. Rebellious. Logic. Realistic. Moody. Details. Impatient. Clumsy. Straight forward. Procrastinator. Black and Dark Maroon. Graphic Design. Webs and Blogs. Photography. Architecture. Interior. Crafts. Coffee. Guava Juice. Chocolate. Music. Internet. Book.

Me? Get hurt? Just do that to me one more time.

Rumah Batik Kamaratih

Rumah Batik Kamaratih

Tuiiiiittt!!!!

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 30 other followers

New Items on Kamaratih

Baju Tidur ala Bali "Kintamani"

Batik Sarimbit "Ambara"

Blouse Batik Rosie

More Photos

RSS Carra Design

  • Weekly Photo Challenge: Renewal
    This week WP Photo Challenge theme is Renewal … This word conjures a variety of images, from bright blossoms to meditating monks. When I think of “renewal,” I think of [...]

RSS Carra Media

  • ColorPad LH
    Nama desain : ColorPad - Kop SuratFont : Bickham - BodoniSilakan membaca Syarat dan Ketentuan Pemesanan terlebih dahulu sebelum Anda melakukan order. Dengan melakukan order, Anda dianggap sudah mengetahui dan setuju untuk mengikuti semua persyaratan kami. Hubungi 087839047439 (SMS only!) untuk info lebih lanjut.

RSS Just be Home!

  • Get Your Interior Vintage-ed
    creditThe beauty of vintage furniture is that it brings a sense of history into a home, yet fits in well with both modern and traditional houses. Plus it doesn't have to cost the earth.Here are some points you should think about vintage-ing your interiorAlthough refurnishing vintage furniture can work really well, sometimes the sense of history can be  […]

RSS Depot Ide

  • Menyibak Nilai Gizi Buah Durian
    Konon dulu buah durian (Durio zibethinus Murr.) dikenal sebagai buah hutan, karena tempat huniannya cuma di belantara, terutama di rimba Sumatra, Kalimantan dan Malaysia. Tetapi siapa sangka, buah hutan, yang kini sudah menyebar ke Thailand, Burma, India, Pakistan, Jepang dan bahkan ke negara-negara Barat, ini menyimpan potensi gizi yang menakjubkan.Durian y […]

RSS Red and Everything She Likes

RSS Me, Graphic and Branding

  • Corporate Blog - Is It Necessary?
    Brands are often notably absent from the "blogosphere" - the blogging world online. By lagging behind on this new trend, they miss a key opportunity to actively participate in the global online conversation that is currently happening without them.Here are 3 reasons to add blogging to your own marketing strategy:You'll be seen as an expert in […]

RSS Saya dan Website

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 30 other followers